Menyembuhkan Kucing Dari Virus Panleu Selama 6 Hari

 Menyembuhkan Kucing Dari Virus Panleu Selama 6 Hari

Cathy sedang masa perawatan dari virus Panleu
Cathy sedang perawatan intesif karena virus panleu
Assalamu'alaikum...

Masih ingat bahwa 4 tahun yang lalu, aku pernah berbagi kisah mengenai cara menyembuhkan kucing dari calicivirus selama 4 hari?

Kalau tingkat mortalitas calicivirus adalah 60% , maka kali ini aku mau berbagai mengenai virus Panleukopenia atau yang dikenal dengan nama Distemper yang memiliki mortalitas kematian mencapai 90%.

Tinggi banget ya? 

Di musim hujan yang tahun ini di awali di bulan Oktober merupakan 'momok' menakutkan bagi pecinta kucing dan juga para kucing-kucing. Kenapa? Karena pada saat musim hujan, virus-virus jahat seperti calicivirus dan panleukopenia aktif menyerang para kucing.

Sebenarnya apa dan bagaimana si virus panleukopenia ini di kucing?

Panleukopenia dikenal pula dengan sebutan "feline distemper". Menurut Journal of Feline Medicine and Surgery, penyakit ini disebabkan oleh Feline Parvovirus (FPV). Panleukopenia berarti penurunan jumlah sel darah putih dan penyakit ini menyerang sistem pencernaan, sistem kekebalan tubuh dan sistem saraf. 


Feline Parvovirus menginfeksi dan membunuh sel-sel yang tumbuh serta membelah dengan cepat, seperti yang ada di sumsum tulang, usus, dan janin yang sedang berkembang bagi kucing yang sedang hamil.

Cukup dengan pengetahuan singkat mengenai virus panleu/distemper, maka aku mau mulai cerita mengenai kucingku CATHY (yang lebih sering aku ketik KETI karena lebih ringkas) yang terpapar virus mematikan ini.

31 Oktober 2020 - Hari Pertama

Saat itu aku sedang bersantai di kamar kosanku, tiba-tiba mamaku menelpon dan mengatakan bahwa Cathy mengeluarkan airmata terus menerus. Mamaku bingung karena ini pertama kali baginya melihat seekor kucing menangis.

Awalnya, beliau mengira bahwa Cathy menangis karena merasa diabaikan oleh mamaku. Singkatnya si Cathy memang tidak ingin makan (sejak pagi) karena semalaman tidur di atas mobil yang berada di teras.

Video Cathy nangis yang dikirimkan oleh Mama

Ketika melihat video, aku memiliki perasaan nggak enak karena mengingat lagi musim hujan. Mamaku juga tidak begitu paham membedakan kucing demam dan tidak. (Suhu normal kucing berada di 37,5-39.00 derajat celcius).

Akhirnya, aku meminta mamaku untuk membawa Cathy ke Vet terdekat dari rumah. Setelah dilakukan pemeriksaan, sang dokter hewan menyatakan bahwa Cathy terpapar virus panleukopenia atau distemper. 

Opsi saat itu ada 2, dirawat di klinik atau merawat sendiri.

Aku yang memiliki pengalaman dengan calicivirus memilih untuk merawat sendiri. Kenapa? Karena kondisi klinik sangat penuh oleh kucing sakit dan aku tahu bahwa perawat untuk bisa maksimal merawat semua kucing sakit di sana bisa dipastikan kecil.

Aku mengatakan ini berdasarkan pengalamanku ya. Merawat 1 kucing sakit saja membutuhkan ekstra tenaga luar biasa. Idealnya 1-2 kucing dirawat oleh 1 perawat. Tidak bisa 1 perawat merawat sampai puluhan. 

Karena menyuapi makan dan memberi obat saja bisa menghabiskan waktu 1 jam.

1 jam untuk satu sesi, berarti 3 kali makan dalam sehari butuh 3 jam. Itu baru kasih makan loh, belum kesiapan mental untuk memantau 24 jam.

Dengan keyakinan penuh, aku meminta tolong mamaku untuk mengantarkan Cathy ke kosanku yang berada di Jakarta. 

Aku sudah tidak memikirkan lagi mengenai biaya yang aku keluarkan, yang penting kucingku sembuh!

Dokter memberikan 3 jenis obat untuk diminum selama 4 hari dan menyuruh kami menyiapkan kandang dan juga lampu bohlam klasik minimal 70 watt. 

Dokter juga menyarankan untuk membeli makanan khusus kitten karena ukurannya yang lebih kecil, sehingga akan lebih mudah untuk disuapkan ke dalam mulut kucing.

Tips perawatan kucing sakit karena virus Panleu dan Calicivirus:

1. Berikan makan sehari 3x. Bagaimana pun perut kucing tidak boleh kosong. Harus ada makanan bergizi yang masuk ke dalam tubuhnya. Biar apa? Biar imunitas terjaga dan mampu mengalahkan virus.

2. Apabila ada obat maka berikan rutin kepada kucing.

3. Berikan kasih sayang penuh, karena kasih sayang dari owner adalah semangat hidup bagi mereka.

4. Cukupkan minuman bersih, kalau kucing kurang minum dan suhu tubuh naik (cek dari suhu di kupingnya kalau tidak punya termometer, maka suapkan air minum ke kucing menggunakan pipet/suntikan tanpa jarum yang ukuran 3ml.)

5. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan. Karena Tuhan yang Maha Mendengar. :)

Oh ya, ini kalimat yang sering aku katakan kepada Cathy selama masa perawatan: 

"Cathy, kamu harus mau kerjasama sama aku supaya bisa kalahin virus panleu, ya? Kita berdua nggak boleh kalah sama virus. Kita harus menang dari virus ini! Oke? Bismillah!"
(Aku ngomong gini sambil pegang kedua tangan Cathy, aku genggam erat gitu~)

Obat virus panleu distemper


Informasi dari dokter bahwa panas dari bohlam akan membantu untuk menjaga suhu tubuh kucing dan virus cepat mati.

Aku dan keluargaku mengikuti instruksi yang diminta. Kami membagi tugas masing-masing untuk menyiapkan perawatan intensif Cathy di kosanku. 

asupan untuk virus panleu distemper pada kucing
Persiapan makanan, vitamin dan snack untuk Cathy

Aku memesankan go-car untuk mama papaku agar mengantarkan Cathy ke kosanku.

Sekitar jam 9 malam, Cathy datang bersama kedua orang tuaku. Kondisi Cathy yang lemas, langsung aku pangku dan menyuapkan air putih menggunakan pipet.

Hal ini aku lakukan agar demam tubuhnya cepat turun. Oh ya, saat itu suhu tubuh Cathy mencapai 40.6 derajat celcius.

Alhamdulillah setelah menyuapkan air minum sekitar 10 ml, kondisi Cathy yang pas datang lemas luar biasa, perlahan dia bangkit dari tubuh karena ingin mencari tempat untuk ngumpet.

Setelah aku memberi minum, aku juga memberikan snack creamy treats karena akan lebih mudah untuk masuk ke dalam mulutnya dibandingkan dry food.

Minuman sudah masuk.
Makanan sudah masuk.

Selanjutnya?

Iyap betul, aku berikan 3 obat untuk Cathy malam itu.

Karena dia belum bisa memberontak, 3 obat mudah masuk ke dalam mulutnya. Cara memberikannya satu-persatu ya. ^^

Setelahnya, papaku menyiapkan kandang dan juga bohlam untuk tempat tidur Cathy. 


Cathy lagi rebahan sambil jemuran
1 November 2020 - Hari Kedua
Kondisi Cathy masih lemas, namun dia sudah mau minum sendiri loh! Alhamdulillah!

Oh ya, ada cerita lucu. Jadi pas dini hari (jam 3 pagi) aku kan suapin minuman ke Cathy, eh tiba-tiba aku merasa ada yang hangat...

TERNYATA CATHY PIPISIN AKU HAHAHA

Di hari kedua ini aku tetap melanjutkan memberikan makanan dan obat. Setiap satu sesi makan, aku memberikan sekitar 10-20 butir dry food kepadanya. 

Aku juga berikan creamy treats sebagai tambahan makanan.

Cathy selama sakit sukanya tidur dipojokan tempat tidurku

2 November 2020 - Hari Ketiga

Demam Cathy sudah turun. Minum juga bisa minum sendiri dari wadah yang aku siapkan, tapi untuk makanan? Dia masih belum ada nafsu makan. Jadi harus disuapin ke mulutnya.

Tubuhku yang kurang tidur dan mental mulai terganggu, tapi aku berusaha kuat untuk Cathy! Bismillah!

Cathy aku jadwalkan 3 kali untuk dijemur di dalam kandang. Sekurangnya adalah 1 jam/sesi.


3 November 2020 - Hari Keempat

Kucing sultan maunya makan salmon...

Kondisi Cathy semakin membaik! Sudah bisa jalan sana sini tapi untuk makan dry food masih belum mau...

Hari itu aku belanja tuna dan salmon mentah, balik ke kosan si Cathy nyamperin aku karena mencium bau amis dari ikan yang aku bawa.

Aku iseng aja sodorin salmon mentah (secuil aja kok) ke Cathy, eh dia malah makan dong. 

Jadi dari pemantauanku bahwa nafsu makan Cathy sudah mulai ada nih! Buktinya sama salmon mentah dia semangat makannya.

4 November 2020 - Hari Kelima

Hari kelima si Cathy udah lahap makan creamy treats! Malah ngendusinnya semangat banget. Tapi kalau dry food dia masih ogah hahaha

Ya gpp, yang penting udah mau makan sendiri dan jilatin creamy treats-nya.

Oh ya untuk dosis obat aku kurangi jadi 2 kali dalam sehari karena....

CATHY UDAH MEMBERONTAK TERUS!

Memberontak di sini itu artinya dia udah ada kekuatan untuk nolak dan nendang aku tiap aku paksa buka mulut. Nggak mau bikin dia stress, jadi obat aku kurangin, yang penting untuk makanan tetap 3 kali sehari.

5 November 2020 - Hari Keenam

Alhamdulillah... Cathy tiba-tiba mau nyentuh sendiri makanan keringnya alias dry food. 

Bagaimana dengan perilakunya? Wih udah bisa galak ke aku loh!

Oh ya, Cathy ini emang asalnya itu kucing super galak. Jadi bagi yang ga dia kenal, jangan harap bisa menyentuhnya. Dia cuma mau dipegang sama yang dia kenal.

Karena Cathy sudah bisa makan sendiri dan obatnya sisa 1 butir saja, maka aku putuskan stop kasih obat. Karena kalau dipaksa, bisa-bisa dia gigit aku guys hehehe.

Layar tangkap obrolan antara aku dan Mama mengenai Cathy. Mamaku tiap hari chat nanya keadaan Cathy. Udah mirip nanyain kabar cucu sakit.


Mamaku senang banget dapat kabar bahwa Cathy sudah aktif, lincah dan galak. Hahaha

Nih kalau kucing udah sehat itu tidurnya bebas gini. Udah gitu bisa bete kalau lagi bobo malah diganggu.


Cathy yang sudah sembuh dari sakit virus panleu, kini suka gangguin aku nge-youtube....
Alias ikutan nonton Sunny Dahye lol

Jadi apa kesimpulannya?

Sesuai dengan ucapan semangatku ke Cathy, usaha dan juga doa. Alhamdulillah virus panleu yang memiliki tingkat kematian 90% dapat kalah oleh kami!

Jadi untuk kamu yang saat ini lagi panik karena virus panleu atau distemper, ingat bahwa kamu harus optimis dulu!

Panleukopenia memang bukan virus bercanda, tapi kalau bisa menanganinya dengan tepat dan telaten, Insya Allah maka kita bisa menang dari virus ini,

Tips terakhir adalah jaga kucing kalian agar tidak main ke luar rumah ya. Virus ini ada di mana-mana.

Sekian ceritaku kali ini. Semoga bermanfaat untuk kalian.

Wassalamu'alaikum..






Orento Menawarkan Sistem Penyewaan Properti Tanpa Neko-Neko


Di tengah-tengah zaman digital yang semakin berkembang, sudah sepatutnya bisnis penyewaan properti harus semakin fleksibel. Nggak ada lagi tuh, harus meluangkan waktu demi bisa keliling ke daerah kos-kosan untuk mencari tempat tinggal yang akan membuang waktu. Untuk menjawab hal tersebut, Orento.ID hadir di Indonesia sebagai platform yang akan menawarkan nilai lebih sebagai aplikasi penyewaan properti. Sesuai slogan mereka, ‘Menyewa Jadi Lebih Mudah’, Orento berharap bisa membuat sistem penyewaan yang lebih mudah bagi orang Indonesia.

Cara sistem kerja Orento sangatlah mudah. Tuan rumah dapat mengiklankan properti mereka secara gratis di aplikasi Orento, sementara penyewa dapat menjelajahi Orento hingga menemukan properti idaman yang sesuai dengan kebutuhan. Semua kemudahan itu dirancang secara profesional, Orento hadir untuk memprioritaskan kenyamanan bagi penyewa dan tuan rumah untuk mempertemukan satu sama lain, menyimpan dokumen dan mengelola sewa-menyewa properti secara online dalam satu platform profesional.

Orento dan tuan rumah adalah mitra, ketika tuan rumah mendapatkan sewa, maka Orento akan mendapatkan biaya jasa sebesar 2%. Melalui biaya tersebut, tuan rumah dapat menikmati layanan tambahan, seperti kontrak & panduan profesional, sistem pembayaran yang fleksibel (Visa, Mastercard, Direct Debit, Emoney, dll) dan sistem pengelolaan properti yang mudah (semua dokumen tersimpan secara digital dalam satu platform).

Wah, bisa kebayang dong gimana Orento membuat segalanya mudah! Tidak sekadar menjadi platform untuk menawarkan properti tetapi Orento sekaligus menyediakan sistem pembayaran dalam satu aplikasi.

Dibalik perencanaan Orento sebagai platform sewa-menyewa secara digital di Indonesia, terdapat dua orang hebat yang mendirikannya. Mereka adalah dua mantan profesional real estat dan digital di Indonesia dan Australia, Darren Gandha dan David Ten Sing. Keduanya telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mendirikan Orento, mulai dari melakukan penelitian demi menghadirkan solusi dan menciptakan kemudahan di bisnis sewa-menyewa properti.



Jadi mulai sekarang, kalau kamu memiliki rumah, apartemen atau indekos yang ingin disewakan cukup menggunakan Orento saja ya! Sekarang waktunya berubah, waktunya lebih mudah, waktunya Orento! www.orento.id 

Kenapa Memilih Menulis Fiksi?



Kalau harus menjawab judul tulisan di atas, tentu saja akan ada banyak jawaban yang sepertinya tidak akan habis untuk dijabarkan.

Review Film Aruna dan Lidahnya: Tidak Sekedar Berbicara Mengenai Rasa

Review Film Aruna dan Lidahnya

Film ini kompleks. Film ini menggugah selera. Film ini jujur. Film Aruna dan Lidahnya sangat cocok ditonton untuk mereka yang membutuhkan ‘sajian’ baru dari sebuah perfilman Indonesia.

Ketika Biaya Sekolah Bukan Lagi Masalah

Ketika Biaya Sekolah Bukan Lagi Masalah

Kalian bisa menebak nggak, apa yang menjadi kekhawatiran para orang tua milenial di jaman sekarang? Kalau menurutku sebagai calon orang tua di masa depanyang entah kapan akan nikahhal utama yang menjadi pikiran utama selain biaya persalinan yang kudengar bisa tembus sepuluh juta rupiah untuk kelahiran normal di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta, kekhawatiranku justru mengenai biaya sekolah untuk anak-anakku nanti.