Kisah: 5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.

January 01, 2016 Istiana setya rahayu 8 Comments

stray cats

Stray Cats Story: 5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.


Masih teringat tanggal 6 Agustus 2015 ketika aku baru saja sampai di kamar kos, tiba-tiba kakakku membuka pembicaraan bahwa sedang menunggu temannya yang akan datang untuk membawa kitten untuk di rescue.

Ia menceritakan bahwa di kawasan Rawamangun - Jakarta Timur, terdapat kardus berisi 5 kitten yang dengan tubuh basah karena terguyur hujan disamping tempat sampah. Sudah 2 hari katanya mereka disana dan tidak ada yang mencoba untuk menolongnya. Kakakku yang juga pecinta kucing juga, berdiskusi untuk membawa mereka ke kosan kami. Postingan tentang mereka dilihat oleh kakakku pada sebuah grup facebook yang bernama Koalisi Kucing Kampung yang di post oleh Ade Tirza saat itu.

Aku dengan tanpa ragu menyetujui untuk memperbolehkan mereka dirawat oleh kami. 

Sekitar satu jam kemudian Mbak Yanni yang bersedia mengantarkan mereka dari Rawamangun ke Kemayoran datang membawa kelima kitten itu dalam kardus yang sudah ditutupi oleh beberapa lembar tissue untuk mengelap tubuh mereka yang basah.

Aku terkejut melihatnya, mereka terlihat seperti bayi kucing yang baru lahir beberapa hari. (Aku sudah terbiasa membantu persalinan kucing). Rasanya mau nangis, bagaimana mungkin ada manusia yang tega memisahkan mereka dari induknya. Tubuh mereka begitu dingin yang menandakan bahwa angin dan hujan telah menerpa tubuh mereka dalam waktu lama. Belum lagi perasaan sang induk yang aku sangat yakin pasti sudah stres karena kehilangan anaknya.

Diperkirakan kelima kitten ini baru berumur 3 hari. Langsung saja aku dan kakakku membawa mereka. Kami persiapkan susu dan dot minum. Karena dalam keadaan darurat, kami hanya menggunakan tempat obat tetes softlens agar mudah untuk menyusui mereka.


stray cats
lihatlah betapa kecilnya kepala mereka
stray cats
tempat cairan softlens yang mendadak menjadi dot untuk mereka




Ini adalah hal yang sangat sulit, mulut mereka masih kecil belum lagi mereka seharusnya diberikan susu setiap 2-3 jam sekali. Aku dan kakakku bergantian memberikan susu sampai mereka terlelap. Kami bergadang sambil mencoba menghangatkan tubuh mereka dengan suhu tubuh dari tangan kami. 

Hal terberat yang menjadi pikiran kami adalah, kami berdua harus bekerja di pagi hari dan baru kembali di malam hari. Itu berarti kami akan meninggalkan mereka dalam waktu 8 jam. Sedangkan umur mereka yang masih kitten, memerlukan sekali meminum susu secara berkala. Kakakku mencoba mencari bantuan untuk mencari indukan kucing untuk menjadi induk susu bagi mereka.

Jumat malamnya, kakakku memberi kabar bahwa ada indukan kucing yang baru melahirkan dan sang pemiliknya bersedia untuk dititipkan kelima kitten ini untuk disusui. Rasanya senang sekali mendengarnya. Seorang cat lover itu bernama Tante Lia (Aliana Setio Pertiwi) tinggal dikawasan Cinere,Depok. Kami setuju untuk membawa mereka pada hari Sabtu yaitu tanggal 7 Agustus 2015.

Sabtu pagi, kakakku yang harus pulang ke Bekasi (ini sudah menjadi jadwal rutin kami untuk pulang ke rumah setiap minggunya) menitipkan aku untuk membawa mereka ke Cinere. Kosan kami yang berkawasan di Kemayoran memang cukup jauh untuk mencapai ke Cinere. Untung saja, promo gojek membantu aku untuk membawa mereka sampai di Cinere. Segera aku persiapkan mereka agar mereka segera bertemu induk angkatnya. Ah…..senang sekali rasanya saat itu.

Dalam hati aku berkata, 
“dek, kalian akan segera mendapatkan susu dan pelukan hangat dari seorang ibu, sabar ya kalian.”

Dengan diantarkan gojek dalam waktu sejam perjalanan yang ditempuh maka bertemulah aku dengan Tante Lia. Ia langsung menyambut aku dengan ramah dan kemudian membawaku ke rumahnya yang dipenuhi oleh kucing-kucing.

Disana langsung saja terlihat seekor induk kucing sedang menyusui keempat anaknya yang gemuk-gemuk. Sungguh berbeda jauh dengan kitten yang aku bawa, padahal umur mereka juga tidak beda jauh.

Dan inilah momen paling mengharukan. Kitten yang aku bawa langsung kami letakan kedalam bak yang ada induk kucing agar langsung membaur dengan anak-anaknya.

Alhamdulillah, kitten-kitten yang aku bawa langsung dijilat oleh sang induk dengan rasa sayang. Kebetulan mereka memang sudah sangat kotor karena pipis dan kotoran yang aku sendiri juga sulit untuk membersihkan tubuh mereka, karena tidak mungkin aku memandikannya.


stray cats
bertemu ibu baru dan pastinya langsung dimandiin oleh sang ibu




stray cats
nyusunya berderet biar kece hehehe

Aku berjanji pada Tante Lia untuk menjemput mereka ketika sudah berumur 2 bulan. Kemudian aku pamit pulang untuk menuju rumahku yang di Bekasi.

Satu setengah bulan, tiba-tiba Tante Lia mengirimkan pesan bahwa dirinya akan kembali ke Australia untuk bekerja dan meminta aku menjemput mereka. Karena kami juga mengerti keadaan Tante Lia maka kami langsung membuat janji untuk bertemu.

Sampai disana, ternyata dari 5 kitten hanya bertahan 3 yang hidup. Mungkin karena mal nutrisi dari sejak di kandungan yang membuat dua lainnya untuk pergi meninggalkan dunia.


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Lagi dijemput dari rumah Tante Lia. Dimasukin kardus eh malah keluar-keluar.


Ketiga kitten ini langsung kami berikan nama. Si Telon, Sunny dan Moon.


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.


Telon yang memiliki 3 warna adalah kitten betina, sedangkan 2 lainnya yang berwarna red tabby-putih adalah kitten jantan.

Selama seminggu mereka hidup dengan baik di kosan kami yang kecil. Oh ya, untuk susu aku berikan susu kucing agar nutrisi tubuh mereka tercukupi. Merk susu kucing yang aku beli waktu itu adalah Beaphar seharga 115.000 untuk sebulan.

Baru beberapa hari kami tinggal bersama tiba-tiba, ada yang aneh dari Telon. Pup si telon ternyata mencret sedangkan sodaranya tidak mencret. Tadinya aku pikir dia hanya mencret biasa tapi pada saat setelah pup, aku melihat ada warna putih dari anusnya. Aku coba tarik dari pantatnya dan ternyata panjang, dan saat aku lepas karena putus eh langsung masuk lagi ke anus si Telon. 

Ternyata itu adalah cacing. Sepertinya cacing pita karena warnanya putih dan pipih. Belum sempat aku bawakan drontal yang ada di rumah, si Telon sudah keburu meninggalkan kami :(


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Telon yang cantik harus pergi :(


Semenjak kematian Telon, pada saat pulang ke Bekasi langsung saja aku bawakan drontal untuk Sunny dan Moon agar mereka terbebas dari cacing di dalam perutnya.

Satu bulan setelah kematian Telon kini gantian Sunny yang mencret. Tubuh dia yang awalnya sangat gemuk, tiba-tiba menjadi sangat kurus. Penyebabnya adalah karena susu kucing sudah habis dan terpaksa aku gantikan dengan susu sgm. Karena diumur mereka yang 2,5 bulan, mereka selalu menangis minta susu sedangkan aku tidak memiliki waktu untuk membeli susu pada saat hari kerja. Ternyata keputusanku memberikan sgm adalah salah besar. Belum lagi warna pup mencret Sunny sangat mengkhawatirkan, ialah berwarna cair bening agak hijau.

Sunny jadi kucing yang pemurung dan malas untuk makan. Tubuhnya pun semakin lemas dan kurus.

2 hari melihat Sunny yang sakit, aku langsung mencari pet shop untuk membeli susu kucing dan makanan khusus untuk gangguang pencernaan. Dan alhamdulillah setelah makan makanan yang mengandung obat untuk diare, perlahan Sunny sudah mulai terlihat segar dan pupnya sudah normal kembali.

Sunny sehat kembali. YEAY!!


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Sunny-Moon lagi bobo berdua
5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Nyadar kan kalo tubuh Moon jauh lebih kecil daripada Sunny? Padahal mereka seumuran.


Kini di tahun baru 2016, Sunny dan Moon kini sudah berumur 4 bulan jalan 5 bulan telah tumbuh menjadi kucing yang sehat dan lincah.

Paling lucu adalah Moon yang dahulu sangat kecil dan tidak menggemaskan justru sekarang menjadi kucing paling gemuk dan ternyata Moon adalah jenis mix. Perkiraan kami adalah mix local dengan jenis persia.


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
lihatlah bagaimana Moon tumbuh dari yang super kecil eh jadi ganteng hehehe
Jadilah si Moon dengan tubuh gemuk, dengan kaki lebih pendek dan memiliki bulu lebih panjang yang lebat dan halus disertai surai di lehernya. Berbeda dengan Sunny yang memiliki kaki lebih panjang dan berbulu pendek.


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Sunny sekarang menjadi kucing pecicilan dan sehat
Moon adalah tipikal kucing penurut ketika disayang dan akan sangat pasrah ketika di elus-elus tubuhnya atau di gendong, berbeda dengan Sunny yang tidak terlalu suka untuk disayang atau dikelonin.

Bahkan ketika saya sedang menulis blog ini, Moon sesekali suka manjat untuk tidur di samping laptop saya (cemburu sepertinya dengan laptop) atau sekadar meminta ciuman ke bibir saya. Sedangkan Sunny lebih suka minta di elus atau cium ke bibir hahaha

Iya kebiasaan mereka adalah cium ke bibir, biasanya kalo lagi tidur mereka suka tiba-tiba naik keatas badan kemudian nyodorin bibir mereka. Gemas banget deh.
5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Sunny yang diatas sedangkan Moon yang dibawahnya. Kelihatan kan kalo Moon jadi lebih besar daripada Sunny?


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Tempat bermain Sunny dan Moon.
5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Selalu bobo berdua biar greget hehehe





5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Moon dengan tatapan manja minta di sayang.


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Moon kalo lagi tidur suka pamer perut hahaha


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
Sunny! (Paling susah fotoin dia kalo lagi aktivitas :P)


5 Anak Kucing yang Terbuang, Kehujanan dan Kedinginan yang Kami Coba Selamatkan.
versi collage Sunny-Moon photos

Namun kami memiliki kendala, orang tua kami meminta kami untuk mereka di adopsi oleh orang lain karena waktu kami menjadi lebih sempit untuk ke Bekasi karena harus memikirkan mereka yang ada di kosan. Sedangkan kami tidak mungkin membawa mereka ke Bekasi karena disana kami sudah merawat 5 kucing.

Jadi, adakah diantara kalian yang bersedia menjadi orang tua asuh untuk Sunny dan Moon dan melanjutkan perjuangan kami? :)





You Might Also Like

8 comments:

  1. Mbak Istiana, saya juga sekarang lagi nemu 2 anak kucing umurnya 1 mingguan, saya ga bisa ngerawatnya, takut mati, ini gimana ya, tolongin mbak (08563455843) Punya Kontaknya Tante Lia Cinere, saya sawangan Dep0k

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh maaf baru buka blog lagi :(
      gimana sama kucingnya sekarang, mas?

      Delete
  2. Hai, aku mau tanya dong,
    jadi ada indukan kucing melahirkan di kost temenku, dan skrg 2 anaknya udah sekitar 1,5 bulan. 1 kost temenku sepakat kalau si anak kucing ini dibuang saja karena bikin bau kostan dan ga ada yg bner2 urus dia (mandi,vitamin,susu).Aku biasanya cuma sanggup kasih makan aja, beli yang kiloan gitu. Aku ga tega kalau sampe mereka dibuang, kemarin udah siap dibuang tapi karena aku udh berbinar2, temenku membatalkan aksinya ehehe. Rencananya si anak ini mau aku bawa ke kost aku aja biar aku yg rawat, tp kamar kost ku ini cuma 3x3 dan kamar mandi udah di dalem (mksut ku sempiitt bangeet nget), aku khawatir kalau misalnya si 2 mpus ini ditaro di kamarku, nnti kamar ku bakalan bauuu banget. Semisal, aku beli pasir untuk mereka pup dan pipis, baunya tetap semerbak ga ya? apa aku harus taruh mereka di luar kost? karena kalau di dalam kost nnti dimarahin sama org org kamar sebelah. Btw, aku baru suka kucing belum ada setahun, jd aku lemah banget ilmu kucing, dulu aku benci kucing karena suka jebolin genteng, tp ga semuanya sebandel itu. hihi

    Minta solusii yaaa^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Christian Adagio, seneng bisa ketemu cat lover baru hehe.

      Ok untuk merawat kucing dalam kosan, kalau boleh tau kosan kamu tipe seperti apa? seperti rumah yang di dalamnya ada kamar atau seperti kontrakan? kayak di kosan aku?

      Kalau mau di rawat di dalam kosan yang paling penting kamu persiapkan tempat pup khusus. Saran aku jangan pakai pakai pasir nanti kosan kamu gampang kotor, mending diganti pakai koran yang udah di potong2 (aku suka motong koran bekas pakai mesin pemotong kertas Paper shredder di kantor) nanti potongan koran itu kamu letakan di dalam bak plastik. Jadi cara bersihinnya tiap ada kotoran atau pipis tinggal di angkat untuk di buat.

      Dulu si moon dan sunny itu aku taruh luar pas aku berangkat kerja, jadi tinggalin tempat makan dan minum di depan kamar + tempat pup. Baru pas pulang aku masukin mereka ke kamar lagi.

      Delete
  3. Kost ku kayak kost rumah gitu, jadi kalau buka pintu ga langsung ke halaman luar. Wah ide bagus, pake koran ga bikin baunya nyebar tapi kan ya? Soalnya kotoran kucing itu baunya menyengat banget ehehe. Paling kalau aku taro luar ya aku taro bener2 di halaman gitu bukan di luar kamar. Bahaya ga ya? Soalnya ada si 2 bayi

    ReplyDelete
    Replies
    1. kittennya masih 1,5 bulan ya? Saran aku sementara keep di kamar kamu dulu. Taktiknya gini biar mereka ga pup pas kamu lagi ga di kamar jangan sediain makanan, jadi kamu kasih makan pas pagi dan malem yang tentunya pas kamu lagi di kamar.

      Pakai koran tetap bau sih cuma bisa langsung kamu angkat pakai plastik dan dibuang ke dalam plastik atau ke wc.

      Lagi musim ujan juga, paling kalau mau dijadiin kucing luar (yang dikasih makan pas mereka minta) kalau udah umur 3-4 bulan :)

      Delete
  4. Assalamu'alaikum.
    dan salam sejahtera.
    ..
    Mau curhat dunk.
    Saya paling suka sama kucing kampung, tapi sukanya milih2. Biasanya yang saya suka kucing tipe garong, itu, kucing cowok yang gendut dan buntutnya pendek.
    Masalahnya dirumah sudah ada kucing cowok 2, dan itupun kalo ketemu langsung adu ilmu kanuragan. Padahal masih satu majikan (saya).
    Ditempat kerja saya ada kucing yang dulu tinggal satu kontrakan dengan saya yang sekarang sudah tua. Rencananya mau saya bawa pulang biar lebih terawat. Sekedar info, Sikucing ini dulu penguasa wilayah sekitar kontrakan saya, jadi sudah pasti bermental pendekar.
    ..
    Yang mau saya tanyakan. Bisa gak sih para kucing dunia persilatan ini hidup rukun seperti para kucing pulau tashirojima.
    Terimakasih bantuannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumsalam.

      Halo Afian, kucing garong ya? haha
      Sebenarnya insting tiap kucing khususnya jantan untuk berantem memang sudah aturan alam. Tapi hal itu bisa diatasi dengan mengkontrol hormon kucing tersebut melalui sterilisasi. Di steril selain bisa membuat si kucing yang tadinya suka berantem jadi lebih jinak, sterilisasi juga bagus untuk kesehatan penjantan dari penyakit saluran kencing yang tersumbat apabila kucing tersebut sedang masa birahi namun tidak disalurkan.

      Kalau mau steril, bisa cari komunitas pecinta kucing yang rutin mengadakan steril subsidi bulanan dengan biaya yang lebih murah sekitar 100-150ribu/kucing. Ya kayak lagi sunatan massal aja hehe

      Delete